Kumpulan Puisi Cinta

DCIM100MEDIA

Puisi Cinta-Cinta merupakan sebuah perasaan alami yang setiap manusia pernah merasakanya, berbicara tentang cinta, batasenja berusaha menghadirkan karya-karya puisi yang mungkin bisa menyentuh perasaan pembaca. Di sini kumpulan puisi cinta ditulis dengan gaya bahasa yang sederhana tapi tetap mengandung unsur sastra, isi dari keseluruhan puisi ini bertujuan untuk memotifasi anda agar lebih bijak dalam memahami cinta.

Kumpulan Puisi Cinta

Sajak Tanpa Sebab

Jatuh tanpa permohonan
Sekuat menjaga ,rasa ini seperti nafas 
Kau dan kau ada disetiap helanya
Dan aku tersudut dalam bayangan mu

Kau menari dalam angan , membawa aku lelap dalam waktu
Menunggui jumpa dengan mu, membuat ku resah menunggu
Denting yg berbunyi dilamunan ku, masih saja kamu yg berkuasa dalam angan ku
Tiada bukti bagiku mencintai mu , dengan sajak tanpa sebab , jatuh hati aku pada mu

Apa daya ku , rasa ini tertuang tanpa permohonan 
Jika sebab yg kau pertanyakan akan berakhir tanpa jawaban
Rasa ku bukan sebab yg mencari akibat
Rasa ku murni tanpa prasangka dan dusta

Aku tawarkan secangkir air mata tetesan rindu
Nikmatilah jika kau sambut cinta ku
Aku tawarkan sajak tanpa sebab, rasalah jika aku ada dihati mu
Aku tawarkan hiasan tanpa permata, pakailah jika kau tau itu cinta ku
Aku iya kan cinta untuk mu, karena mu terbingkai indah dihati ku

 

Batas Senja

batas senja dipangkuan malam
disanjung-sanjung 
berganti rembulan
inikah kasih wajah mu
atau hanya cahaya mu

kemana cinta ini terbawa
langkah ku mengikuti
kemana cinta ku terhenti
hati ku sabar menanti

langit-langit senja tlah pergi
gelap gumpita dipeluk kegelapan
cahaya dari hati bersinar 
menerangi langkah kaki

sejauh isyarat yang tersembunyi
peran rasa semakin teraba
dekat dan dekat semakin dekat
sampai ruang tak mengijinkan jarak

batas senja tiada 
kita dalam cinta
batas senja tlah usai
kita terkulai dan terbingkai

 

Sekar Arum

terlampau sulit untuk ku tersenyum 
dikala hati terlalu lelah menapaki tilas dari perasaan yang terasing

kemana gerangan sekar arum pewangi hati
sudah lemah firasat hati 
semakin terasa jauh harum mu

ku curi aroma tubuh mu dari kota jogja
ku cumbui wewangianya dikawah candra dimuka

ku lepas senja-senja yang berkabut
ku tiadakan keindahan selain diri mu

sekar arum
wewangi tubuh mu penghias taman surga
semerbak sampai kepermukaan dunia
tiada yang mengerti keberadaan mu, kecuali kau memanggil ku

 

Syukur Sajak-Sajak Malam

memeluk kesepian ku 
dari kejauhan memandang lepas
gadis dari cinta yang jatuh
dalam pelukNya kembali doa terdengar

rintih kemesraan bersua dibinar mata 
hati berdebar memuja cinta, dari cintaNYA
bersaut pilu menyatakan kebahagiaan 
dari wajah gadis yang mengusap embun 
membasuh sunyi dalam pelukan pagi

sejujurnya menunggu titah dari Ayahanda
menyuratkan mu menjadi sepasang dengan ku
bila ijin titah menyelaraskan hati, kan ku eratkan nama mu 
ku sederhanakan dalam doa, agar tak sulit aku memanggil mu

 

Aku Dari Kamu Untuk Mu

Sepagi seruan Tuhan memanggil
Terbangun dan merangkai syair
Ku persembahkan lantunan rindu
Menatap massa di hari tua

Engkaulah kekasih
Menaungi nada dari tulisan batin ku
Semakin hari kau tunjukan kuasa mu
Cinta berdikdaya menguasai ku
Menelan kepahitan dari ratapan ku
Mengusap air mata dari derita ku

Engkaulah kekasih
Dari muara-muara yang tak bertepi
Dari samudra yang tak berujung
Dari awal yang tak dimulai dan dari akhir yang tak berakhir

 

Sementara Saja

Gelas gelas kosong didalam hati ku
Gelas pertama kau tuang air kasih sayang
Aku melayang layang

Gelas ke dua kau tuang air kerinduan
Aku mabuk kepayang

Gelas ke tiga kau tuang air mata 
Aku dilanda kegelisahan

Gelas ke empat kau tuang air merah 
Aku membeku

Gelas ke lima kau tuang air cinta
Aku sunyi dan malu

Sementara saja kata mu
Nikmatilah air itu
Tertuang khusus untuk mu
Air-air itu adalah rasa dari bukti cinta
Dan begitulah keabadian menyemayamkan cinta ku pada mu

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*