Air Mata Dari Kota Bangka

Surat kabar dari bangka

Pagi ini air mata membasuh luka
Kabar dari mu terpinang
Senyum ku hilang, tertera kemalangan

Simpan kata rindu yg lusa, aku ungkapkan
Sudah tak pantas aku katakan
Dirimu sudah dihalalkan

Aku meratapinya dengan air mata
Kisah kita yg tersimpan, ternyata terbenam
Hanya sampai kepada doa Tuhan tidak menyatukan

Entah lah rasanya
Aku hanya tau mencintai dan dicintai oleh mu
Tapi nasib kita tak sama
Kau dengan dia dan aku masih dengan luka

Menikahlah aku masih terjaga dari senyum mu yang tertnggal
Sebagai penawar luka
Aku ikhlas menenggak secangkir anggur dengan doa

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*