Udara Hati Dari Desa

Udara Hati Dari Desa

renyuh hati nan sedu
menatap tepian pagi 

hampir sempurna rembulan
terbias matahari

mata di ijinkan memandang
dengan lembut dia menatap

telinga diijinkan mendengar 
dengan lirih dia bergeming

desa udara mu lahirnya aku
dan juga mendewasakan aku

sepagi sepenggalahan terik naik 
ku saksikan cintaNYA berdenyut diurad nadi

ku lepas kumandang doa untuk ranah tercinta
tempatnya potongan pusar ku berada

tempat air mata ku menyentuh bumi
dari awal mungkin sampai akhir

aku tetap ingin slalu menginjakkan kaki ku kembali

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*